Kamu bisa punya ide luar biasa, punya outline mantap, tapi jika kamu tidak menuliskannya itu akan sia-sia. Ada yang tidak segera menuliskannya karena takut. Ada juga yang bingung. Ada juga yang malas. Untuk memulai tulisan kamu harus berani. Singkirkan semua kekhawatiran dan tuliskan yang ada di kepalamu.

Jangan terlalu khawatir dengan ‘kalimat pertama yang harus sempurna’ ketika mulai menulis. Kalimat dan paragraf pertama memang penting. Itu adalah kesempatan pertamamu untuk menjaring dan menarik perhatian pembaca. Penulis profesional seperti Stephen King pun butuh berbulan-bulan untuk menyusun kalimat pertama bagi novelnya.

Ketika kamu mulai menulis, menulislah saja. Ingatlah, tulisan awalmu ini akan melewati proses editing. Kamu bisa memperbaiki dan menyempurnakan kalimat pertamamu nanti. Lewati dulu menulis kalimat pertama, paragraf pertama, dan selanjutnya kamu akan lebih mudah melewatinya.

Jadi, bagaimana caranya agar lebih mudah menulis kalimat pertama untuk ceritamu:

1. Secara rutin, berlatihlah menulis dan mengungkapkan pikiranmu menjadi tulisan secara spontan.  Dengan terbiasa menulis apa yang kamu pikirkan, kamu lebih cepat menemukan kata, kalimat yang tepat dan bisa menulisnya dengan lancar.

2. Pelajari kalimat-kalimat pertama dari novel yang sudah terbit. Cari tahu seperti apa yang membuatmu tertarik. Pelajari juga kalimat-kalimat pembuka novel yang dianggap terbaik dan legendaris.

3. Jangan takut memulai. Kalimat pertamamu mungkin tidak akan langsung bagus atau mencengangkan. Kamu bisa menulis ulang lagi nanti, setelah tulisanmu selesai. Lagi dan lagi, sebanyak yang kamu mau.

Nah, untuk menulis kalimat pertama, ada beberapa hal yang penting dan harus kamu pertimbangkan:

a.  Kalimat pertamamu harus memicu pertanyaan pada pembaca. Jangan membeberkan seluruh informasi di awal, tapi buat pembacamu membaca karena ingin pertanyaan mereka terjawab.

b. Perkenalkan karaktermu. Kalimat pertama adalah kesempatan pertama pembaca untuk berkenalan dan tertarik pada karakter utamamu.

c. Setelah karakter, kamu juga bisa memperkenalkan settingmu di kalimat pertama. Tidak harus mendeskripsikan secara eksplisit, tapi beri pembaca bayangan mengenai setting cerita tersebut.  Mengenalkan setting bisa menjadi daya tarik lebih bagi pembaca.

d. Ungkapkan tipe cerita di kalimat pertamamu. Apakah ceritamu sedih? Penuh ketegangan? Mengandung komedi? Kalimat pertamamu harus mewakili itu.

Itulah tadi tip menulis tentang kalimat pertama. Membuat kalimat pertama memang tidak mudah, tapi kamu pasti bisa. Semakin sering kamu membaca dan berlatih menulis, akan lebih banyak pengetahuan dan meningkatkan kemampuanmu dalam menyusun kalimat pertama.

“An opening line should invite the reader to begin the story. It should say: Listen. Come in here. You want to know about this.” – Stephen King