Setelah menyelesaikan tulisan pasti ada rasa senang. Juga semangat untuk buru-buru mengirim tulisan ke penerbit. Tapi jangan terburu-buru! Lakukan editing terlebih dahulu sebelum menerbitkan secara mandiri atau mengirimkan ke penerbit. Editing sangat penting lho.

Lewat kegiatan editing kamu bisa memperbaiki naskah awalmu yang biasa-biasa saja menjadi lebih oke lagi. Pada proses editing kamu akan menemukan kesalahan-kesalahan, hal-hal yang tidak tepat, dan memeriksa detail-detail penting lainnya. Ada beberapa kiat yang bisa kamu praktikkan dalam melakukan editing naskahmu.

  1. Beri waktu jeda atau ambil rehat antara menulis dan editing. Jeda ini untuk memulihkan tenaga dan menyegarkan pikiran setelah menulis. Butuh pikiran yang jernih dan banyak energi untuk editing.
  2. Tunjukkan draf atau tulisanmu pada orang yang kamu percaya untuk mendapatkan masukan.
  3. Baca yang kamu tulis lagi dan lagi, catat masalah yang kamu temukan sampai kamu merasa tidak ada masalah yg bisa kamu temukan.
  4. Kalau kamu masih dan terus-terusan meragu, hapus bagian yang meresahkanmu itu. Tapi simpan bagian yang kamu hapus itu. Suatu saat nanti mungkin kamu akan membutuhkannya.
  5. Baca tulisanmu keras-keras di depan orang lain. Kalau kamu sungkan, baca di depan kucingmu atau siapapun yang mau mendengarkan. Membaca keras-keras bisa membuatmu merasakan kalimat-kalimat yang kurang enak.
  6. Jangan ragu memotong bagian yang menurutmu bagus, tapi tidak berpengaruh ke cerita.
  7. Ada waktu untuk menulis dan ada waktu untuk mengedit. Jangan melakukan keduanya bersamaan. Menulis dan mengedit secara bersamaan akan menghambat kemajuan menulismu, sehingga tidak kunjung selesai.

Itulah tadi tujuh kiat singkat tentang editing. Sudah siap membuat tulisanmu jadi lebih baik lagi?

 

(sumber)